9 Ciri Tubuh Kekurangan Protein Hewani, Mudah Lapar Hingga Stunting

5 Okt 2021
9 Ciri Tubuh Kekurangan Protein Hewani, Mudah Lapar Hingga Stunting

Mudah Sakit? Bisa Jadi Kamu Kekurangan Protein

Protein merupakan nutrisi penting untuk otot dan jaringan tubuh. Sayangnya, tubuh tidak bisa menyimpan protein dalam waktu lama. Oleh karena itu, kamu perlu memenuhi kebutuhan protein harian kamu. Apa yang terjadi jika tubuh kekurangan protein? Kekurangan protein adalah kondisi umum ketika kamu tidak dapat memenuhi kebutuhan protein harian kamu dari makanan. Kabar baiknya, hal ini cukup jarang terjadi jika kamu memiliki pola makan yang seimbang. Selain itu, ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kekurangan gizi protein. Barburger by Barapi hari ini akan menunjukkan 9 ciri-ciri tubuh kekurangan protein yang dapat merugikan kesehatan kamu. Langsung cek this out!

Mudah Lapar

Salah satu konsekuensi paling umum dari kekurangan protein adalah rasa lapar. Soalnya, protein menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ketika jumlah protein tidak cukup, kadar glukosa menjadi tidak seimbang. Akibatnya, tubuh kamu akan mendorong kamu untuk terus makan seolah-olah kamu belum mendapatkan cukup energi. Jika dibiarkan, hal ini dapat meningkatkan risiko obesitas atau kelebihan berat badan.

Mudah Sakit

Jika kamu terluka, tubuh kamu membutuhkan protein baru untuk menyembuhkan dan membangun kembali sel, jaringan, dan kulit. Kekurangan protein tentu bisa membuat luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.

Rambut Rontok

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan rambut rontok dan salah satunya adalah kekurangan protein. Pasalnya, rambut mengandung 90% protein. Kekurangan protein juga bisa membuat rambut rapuh dan rontok. Selain itu, rambut menjadi lebih kering, berubah warna, dan terlihat tipis.

Gangguan Kognitif

Selain mudah lapar, kekurangan protein bisa memicu naik turunnya gula darah yang bisa mempengaruhi kesehatan otak. Akibatnya, otak menjadi sulit untuk fokus, berpikir, hingga sering merasa linglung. Diet rendah protein mempengaruhi komunikasi neuron yang mengubah sistem saraf (neurotransmitter).

Tubuh Mengalami Pembengkakan (Edema)

Edema terjadi ketika cairan menumpuk di jaringan dan rongga tubuh yang menyebabkan pembengkakan. Salah satu penyebab edema adalah defisiensi protein. Ketika kamu tidak mendapatkan asupan protein yang cukup, tubuh juga kekurangan albumin serum. Albumin serum adalah jenis protein yang disimpan dan diedarkan dalam darah. Ketika tubuh kekurangan albumin, muncul pembengkakan pada bagian tubuh yang terkena. Bisa juga terjadi karena kekurangan protein membuat tubuh sulit mengatur dan menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit.

Kehilangan Massa Otot

Ketika kamu mengalami kekurangan protein, protein di otot rangka akan diambil secara perlahan untuk memenuhi kebutuhan protein. Tidak heran jika otot yang tidak mendapatkan cukup protein akan menyusut dan massanya akan turun. Tidak hanya itu, kamu juga bisa merasakan nyeri dan kram karena kekurangan zat gizi makro ini.

Hati Berlemak

Tubuh tidak menghasilkan cukup lipoprotein. Jenis protein ini bertanggung jawab untuk mengangkut lemak. Akibatnya, penumpukan lemak di hati bisa menyebabkan gagal fungsi hati jika dibiarkan.

Masalah Kulit dan Kuku (Kwashiorkor)

Bagi orang yang kekurangan protein sering mengalami perubahan pada kulit dan kuku. Bagaimana tidak, kedua hal ini kebanyakan terbuat dari protein. Kwashiorkor pada anak-anak dapat dibedakan berdasarkan ciri-ciri kulit bermasalah, seperti:
    t
  • terkelupas atau retak,
  • t
  • terlihat memerah juga
  • t
  • ruam kulit

Tumbuh Kembang Anak Terhambat (Stunting)

Protein tidak hanya membantu menjaga massa otot dan tulang, tetapi juga penting untuk pertumbuhan anak. Kekurangan protein tentunya akan sangat berbahaya bagi anak-anak karena tubuh mereka membutuhkan asupan protein yang seimbang.

Barburger by Barapi Siap Penuhi Asupan Proteinmu dengan Menu Burger, Ayam Goreng, Hingga Hotdog dan Chicken Wrap

Sudah tahu kan gejala kekurangan protein pada tubuh? Kalau kamu ingin memenuhi kebutuhan protein, ayam dan daging sapi bisa jadi pilihan yang tepat. Untuk kamu yang tidak sempat memasak kedua menu tersebut, bisa langsung datang atau pesan di Barburger by Barapi. Restoran burger halal Jakarta ini menyediakan beragam menu ayam dan daging sapi olahan seperti burger, hotdog, dan chicken wrap. Kamu bisa memesan secara online melalui Go Food, Grab Food, atau Shopee Food. Menu burger premium hadir dengan kelembutan daging dan roti anti seret di tenggorokan. Jangan lupa nikmati promo terbaru agar makan enak semakin seru. Stay Young Pleasure Forever!

Most Popular

Arabian Kofta Burger: "Selangkah Menjemput Berkah"

Arabian Kofta Burger: "Selangkah Menjemput Berkah"

02 Feb 2026

Arabian Kofta Burger: "Selangkah Menjemput Berkah"

Arabian Kofta Burger: "Selangkah Menjemput Berkah"

02 Feb 2026

Arabian Kofta Burger: "Selangkah Menuju Berkah"

Arabian Kofta Burger: "Selangkah Menuju Berkah"

02 Feb 2026

Konsep Otomatis

Konsep Otomatis

02 Feb 2026

29 Jan 2026

Auto Draft

Auto Draft

29 Jan 2026

Barapi Rewards Logo

Unlock the Pleasure
Become a Member

Daftar jadi Member Barapi Rewards.
Nikmati Beragam Hadiah dan Keuntungan Eksklusif.

Mockup App